Showing posts with label Susi Nurjanah. Show all posts
Showing posts with label Susi Nurjanah. Show all posts
Monday, May 5, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class
Review 9
Start Line for arguing
(Susi
Nurjanah)
Saatnya membuka babak baru dikelas
writing, bergerak lebih cepat menuju akselerasi yang lebih nyata. Kualitas dan
kuantitas membaca masih menjadi hal yang istimewa bagi setiap warga kelas,
pasalnya Quality Reader(QR) akan selalu menjadi tuntutan dalam setiap
pertemuan. Faktanya adalah, intensitas membaca yang selama ini dikenal sudah
cukup melelahkan belum cukup untuk memenuhi syarat jika ingin survive di arena
argumentative essay yang menjad judul besar kita selama beberapa pertemuan
kedepan. Investasi membaca yang disarankan adalah sekitar 10-12 jam perharinya,
jika hal ini dilakukan maka kunci untuk membuka gerbang argumentative essay
lebih mudah untuk dibuka.
Sunday, April 6, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class
Review 8
TRAGEDI PAPUA
(Author:
Susi Nurjanah)
Aktivasi program dijalankan tepat pukul 7.30, segala
sesuatunya sudah tersedia dengan rapih dalam rangka memulai penjelajahan ke
salah satu pulau di Indonesia. Pulau yang terletak dibagian paling timur wilayah
NKRI ini dikenal dengan suguhan pesona alamnya yang luar biasa. Namun, dibalik
semua cakrawala indahnya, pulau ini menyimpan sederatan misteri menakutkan.
Inilah papua barat dengan segala kekayaan dan kemalangannya, cerita seputar
papua menjadi tema besar dikelas writing pagi ini.
Monday, March 31, 2014
Created By:
#Progress Test 2,
Susi Nurjanah
A Light of Candle for Howard Zinn
Author: Susi Nurjanah
Introduction
The
truth will never be shown at the first glance, people need more lights and so
many arrows. Similarly in history, it needs long and long and very long time to
be uncovered, and there are several cases still holding on and will be
discussed in this essay related to the issue on how a controversial tattler did.
Nowadays there is a name have been so famous in student’s surrounding, that
name still stand in the first chart of student’s discussion forum since four
weeks ago, still be the main focus in students mind, still flow in every
rhythms of daily life.
Sunday, March 30, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class Review 7
What Goes on Between Reality and Theory
The atmosphere still goes on and
on. Still in talking about
literacy. Before going to the main
discussion in this class review, I would like to show that some theories that
exist in the writing class is really happen in the reality. Today is a great day, I had a golden
opportunity in this morning, 9 a.m, in Rektorat Building (3rd
floor). There was a special guest. A linguist from IOWA University, William D
Davies. Now he concerns in research in
Badui-West Java, he learns and researches on how Madurese and Javanese use the
language. The theme was linguistic and
he explained the notions very detail in an hour season.
Sunday, March 23, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class
Review 6
Meaning and Influence
Literacy.
That sound seems so familiar nowadays, but why is that so? Literacy will never
be known before people understand the nature of written. Someone says literacy
could change many things: social, economy, culture, education and many more,
but the question is How big literacy
influence awareness of the reader and
how many someone will be changed by literacy. Pouring the believe on
something is hard, even never be true if people don’t know the key how to
engage on what their read. Something hard also happen when pursuing someone to
be believable on what we write.
Tuesday, March 18, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class
Review 5
Everything
has changed
I
should say and I have to say honestly. Since all of these circumstances made me
mad and no longer to be who really I am as a teenager, while my time has been
dramatically cut off: no cinema, no fresh air, and no 9 p.m. everything has
changed so fast and I still don’t know what is the best rhyme to be offered in
my pieces of paper.
Sunday, March 9, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class
Review 4
The Nature of Author
This
is the time to find the nature of writer, and I am still so far from that
way. What I do since I got forth semester
is not usual, it made me crazy but so great circumstances. Writing is not only writing, this needs a
massive thing that I should sacrifice and I don’t want to take a leave from
this incredible journey. I know all of
this will give so much pain but I believe something beautiful still waits for
me in unexpected time.
Becoming a qualified writer is not
easy case, I should pass three complicated phase: Reader, Quality Reader,
Writer and finally Quality writer. All
of those are so much painful, when I believe that reader is easiest thing but I
was wrong. Essentially, reading is complex activity and to keep my focus still
in mind is more complicated even more when I see so many rigid words in
literature.
Thursday, March 6, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Critical Review 2:
HARTA MASIH BELUM TERGALI !
(Karya
Susi Nurjanah)
Semesta
menyuguhkan jutaan fenomena kepada manusia, mereka yang melihat rajutan benang
kehidupan ini memaknai setiap perjalanan hidup selayaknya nahkoda yang tak
pernah mau menepi. Mereka sadar alam menyimpan berjuta-juta kotak harta karun
yang tidak akan pernah habis tergali. Ketika seseorang berani mencungkilnya,
maka yang lain sambar menyambar mengikuti, bergerak secepat guratan kilat untuk
membuktikan kebenarannya, atau sebagian lain hanya sekedar mengikuti jejak si
penggali dengan seonggok harapan bahwa dirinya akan menemukan hal yang sama di
dataran lain. fakta menyebutkan harta karun ini akan terus bertambah berkali-kali
lipat setiap detiknya.
Sunday, March 2, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Class
review 3
Dunia sastra, dunia literasi
Dua minggu terlewati, dan empat teks
rampung diproduksi. Pantulannya cukup
keras ternyata, bola yang dulu terhentak tajam dan melambung sangat tinggi kini
akan semakin tinggi dan semakin tinggi lagi.
Salah satu prinsip ilmu fisika mengenai energy potensial (EP) terjadi di
kelas writing 4 yang kini sedang saya
geluti, makin hari serasa semakin keras pantulannya dan semoga saja semakin
tinggi pula keilmuannya.
Thursday, February 27, 2014
Created By:
#Progress Test 1,
Susi Nurjanah
Critical Review 1
Lunturnya Sang Pusaka
(By: Susi Nurjanah)
Di
atas tanah ini berdiri sang pusaka merah-putih dengan segala bentuk
kehormatannya, disini pula tergambar kokohnya cengkraman garuda pada helaian
pita putih bertuliskan BHINEKA TUNGGAL IKA. Kedua simbol yang tak terbantahkan
lagi kesakralannya, perlambang negara kesatuan perlambang negara multikultural.
Saat diajukan sebuah pertanyaan tentang negara dengan jumlah pulau terbanyak,
pastilah akan muncul jawaban Indonesia. Ya, secara geografis Indonesia
merupakan negara kepulauan yang terdiri lebih dari 13 ribu pulau yang
membentang dari Sabang sampai Merauke. Masing-masing pulau dihuni oleh
komunitas masyarakat yang memiliki karakteristik sosial, budaya dan bahkan
nilai dan keyakinan serta agama yang berbeda. Hal ini tercermin dari 300 lebih
kelompok etnis yang ada di Indonesia sehingga Indonesia dikenal sebagai bangsa
yang memiliki keragaman budaya terbanyak.
Saturday, February 22, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
Kuningan, 14 Februari 2014
Class review 2
Semiotik Literasi
“...’ ilmu pengetahuan itu pahit pada
awalnya, tetapi manis melebihi madu pada akhirnya’,” kata Marion melanjutkan.
Bagi
pecinta novel mungkin tidak sulit untuk menebak darimana asal sempilan frase
tersebut. Percakapan antara Marion
Latimer dengan Hanum Salsabiela Rais dalam sebuah museum Islamic art gallery, keduanya
sama-sama menerka apa arti dari kufic (seni kaligrafi arab kuno) yang terdapat
diatas piring berbahan terakota yang terpampang dimuseum tersebut.
Apapun
sejarah yang ditunjukan Hanum dalam bait-bait novelnya, pesan puitis itu telah
mengibarkan helaian semangat belajar kepada setiap pembacanya. Pun tak terkecuali dengan peran selaku
academic writer yang harus selalu memiliki semangat tinggi, tak kenal waktu dan
tak kenal tempat. If I enjoy with my chocolate then someone ask me ‘what are you doing?’
I will say ‘I try to switch off my mind after being a monster’.
Sunday, February 16, 2014
Created By:
Susi Nurjanah
8
februari 2014
1st
class review
Welcome
home: Menuliskan sebuah cerita masa depan di ‘kencan’ pertama.
Bukan
tentang ontology percintaan remaja SMA, melainkan sebuah rajutan cinta yang
akan terjalin antara mahasiswa dengan mahakarya yang sangat luarbiasa. Jumat, 7 februari 2014 merupakan titik awal menuju akselerasi yang lebih
menantang, menegangkan dan tentu saja harus lebih siap untuk berkorban.
Pertemuan perdana kelas writing
for academic purposes ini saya namai ‘kencan’ pertama. Romantisme yang dibangun teman-teman kelas
PBI-D dengan sebuah peta petualangan baru yang ada dalam lembaran silabus. Sepertinya petualangan kali ini akan
memerlukan banyak sekali energi dan cadangan makanan, begitupun dengan susunan
buku diatas meja belajar yang tidak mungkin pernah rapih lagi setiap malamnya, dan
akan selalu ada pena dan buku catatan yang menjadi sahabat setia penyimpan
sejuta inspirasi yang saya temukan siang dan malam.
Subscribe to:
Posts (Atom)