Showing posts with label Mahromul Fadlillah. Show all posts
Showing posts with label Mahromul Fadlillah. Show all posts

Monday, May 19, 2014

WEST PAPUA AND NKRI


Class Review 10
WEST PAPUA AND NKRI
(Mahromul Fadlillah)
Dear my class review, Jum’at 09 Mei 2014 adalah hari keramat yang tiap detiknya harus dinikmati dengan sebaik-baiknya jiwa dan raga.  Dimulai pukul 07.30 a.m.   Mahasiswa-mahasiswi PBI-D berkumpul di ruang 46 lantai 3 untuk menuntut ilmu dalam mata kuliah writing and conversation 4.  Mata kuliah yang dibimbing oleh Mr.Lala Bumela bukanlah mata kuliah datang duduk manis dan pulang, mata kuliah ini adalah petualangan.  Petualangan mahasiswa dalam mencari dan meneroka ceruk-ceruk baru.

Sunday, May 4, 2014

Going Towards West Papua Essay


9th Class Review
Going Towards West Papua Essay
(by: Mahromul Fadlillah)
The first meeting on writing and conversation 4 after three times we could not meet and gather with Mr.lala Bumela.  This is because Mr.Lala bustle joining debate competition with Kuningan Debate Society to Sarawak, Malaysia.  That moment feels like different, we prepared every single things to face this lesson.  We assigned by Mr.Lala to read text anthropology entitled “Don’t Use Your Data as a Pillow” by Eben Kirkskey.  We analyze it as a basic knowledge to make an argumentative essay.  Each group must make a discussion to understand deeply about that text.  We must express our argument and opinion in every single sentence.

Sunday, April 6, 2014

Reading for Acting


Class Review 8
Reading for Acting
(By.Mahromul Fadlillah)
Reading.  Reading.  Reading.  This is reading time and happy reading.  Jum’at, 04 April 2014.  Yakni pertemuan ke sembilan mata kuliah writing and conversation 4 memulai topik anyar tentang konflik yang terjadi di negeri sendiri, yakni di Republik Indonesia.  Jika sebelumnya bacaan yang wajib kita baca adalah tentang pro kontra penemu benua Amerika Serikat dengan keyword Howard Zinn, Christopher Columbus, dan United States History.  Sekarang dengan menekankan pada aktifitas happy reading experienced, kita diantar ke gerbang menuju jalan yang berliku mengenai Papua Barat dan kerumitan hubungannya dengan keluarganya sendiri yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Monday, March 31, 2014

Historian, Linguist and Poet Cycle


Class Review ke-7
Historian, Linguist and Poet Cycle

Tanpa tahu bagaimana awalnya, ketika membuka  mata telah mendapati dunia ini telah memasuki abad ke-21.  Dulu, seperti yang kita ketahui dari pelajaran sejarah SMP dan SMA, orang-orang prasejarah belum mengenal aksara, karenanya mereka hanya berkomunikasi secara lisan saja sehingga banyak karya yang anonim (tanpa nama pengarang) sehinggga menyebabkan karya tersebut dikenal dengan banyak versi dan tak dapat diselidiki mana yang cenderung benar karena tak ada referensi.  Beranjak ke penemuan aksara, di Indonesia aksara yang dipergunakan pertama kali nenek moyang kita adalah bahasa sangsekerta.  Seperti yang Herodotus ungkapkan bahwa tinggi rendahnya sejarah dipengaruhi oleh pergerakan manusia.  Selama bumi masih berotasi dan berevolusi mengelilingi matahari pada lintasan edarnya, maka manusia masih mempunyai kesempatan untuk bergerak dan membuat sejarah.  Hari ini adalah penentuan sejarah di hari esok yang direalisasikan dalam bentuk tulisan (sebagai artefaknya).  Abad 21 ini akan dikenang oleh abad selanjutnya, dikenal sebagai abad teknologi dimana literasi pun sudah direkayasa sedemikian rupa.

Ideology: Changing a Well-known History


Ideology:  Changing a Well-known History
(by. Mahromul Fadlillah)
Introduction:
This paper offers a critical perspective on Howard Zinn’s article entitled “Speaking Truth to Power with Books”.  That book can change people perspective about someone.  The pass time is a history, the pass time only once and we could not to change it but the history can be changed and designed by people  who brave mentally and physicly.  One of a man in the world who has intention to change the conscicousness of America generation, he is Howard Zinn, a linguist person who brave to criticize and showed up a badness, a wickedness, maliciousness, despicableness of Christopher Columbus, a great people who known as a founding father of United States. 

Sunday, March 23, 2014

Intertextuality: Tak Usah (lagi) Bertanya pada Rumput yang Bergoyang


Class Review 6

Intertextuality: Tak Usah (lagi) Bertanya pada Rumput yang Bergoyang
(by.Mahromul Fadlillah)

“Ada dua orang yang tidak pernah kenyang, yaitu orang yang mencari ilmu dan orang yang mencari harta.”  Pepatah (kata mutiara) di atas adalah kata mutiara yang Saya dapatkan dari pembelajaran sewaktu duduk di madrasah aliyah.  Sudah cukup lama kata mutiara itu diajarkan, namun sampai sekarang, kata mutiara tersebut masih menjadi penghuni bagian ingatan saya, karena kata mutiara tersebut berkesan.  Sepertinya akan menjadi penghuni bagian ingatan lagi quote of the day pada slide kedua dalam power point 6th match Writing and Conversationnya Mr.Lala Bumela.

Saturday, March 15, 2014

Behind the Scene "Writer Writes a Writing"


5th Class Review
Behind the Scene
"Writer Writes a Writing"
(By. Mahromul Fadlillah)

This is the second time, we must go to the campus at 07.00 a.m.  Student who forget about new role about the enter time to the class (Writing and Conversation 4 lesson) must make a note, alarm maybe.  Because I, my self almost forget and I must run to chase that class on time.
Writing 4 more challenging, we must go to the campus early, we must read about some recommended books more and more over again.  We also have to be a critic student who read issue text, controversial a well-known person.  Honestly I am tired, but this is a lifewhich is never flat,  I challenged my self to be better and better over time.  Aamiin...

Sunday, March 9, 2014

Menabur Benih Berkarakter pada Classroom Discourse (Class Review 4)


Menabur Benih Berkarakter pada Classroom Discourse
(By.Mahromul Fadlillah) 
 
Berkariblah dengan sepi, Sebab dalam sepi ada (momen) penemuan dari apa yang dalam riuh gelisah dicari.  Dalam sepi ada berhenti dari menerima ramainya stimulus yang memborbardir indera kita.  Stimulus yang harus dipilah dan dipilih satu-satu untuk ditafakuri, lalu dimaknai, dan dijadikan berguna bagi kita.  Bila tidak, mereka hanya dengungan yang bising di kepala saja.  Tak mengendap menjadi sesuatu yang mengizinkan kita memahami dunia disekitar kita (sedikit) lebih baik.  Berkariblah dengan sepi.  Sejak dalam sepi kita menemukan diri yang luput dari penglihatan dan kesadaran ketika beredar dalam ramai.  Dalam sepi kita dapat melihat pendaran diri yang diserakkan gaduh, mendekat, lalu merapat, membentuk bayang jelas untuk dilihat tanpa harus memuaskan keinginan yang lain  Berkariblah dengan sepi.  Karena dalam sepi berlalu lalang inspirasi yang tak kita mengerti, atau tak dapat kita tangkapi ketika kita sibuk berjalan dalam hingar yang pekak.  Berkariblah dalam sepi.  Sebab dalam sepi suara hati lebih nyaring terdengar jernih. (Budi Hermawan)
Puisi di atas merupakan sajian lezat yang dihidangkan pada pertemuan keempat  mata kuliah writing and conversation 4.  Pertemuan keempat ini mungkin takkan terlupakan, sebab Mr. Lala Bumela menetapkan kelasnya dimulai pukul 07.00 pagi.  Semangat pagi merasuk di Jumat mubarok, ketika adzan berkumandang, mata terbuka dan tak memejamkannya kembali melanjutkan sang bunga tidur.  Langsung saja terfikirkan berangkat kuliah menuju ruang 46.  Puisi di atas memberi  petuah agar kita manusia era modern dengan hawa gaduh agar berfikir sejenak melepaskan segala keramaian, melatih diri untuk berteman dengan sepi, karena pada hakikatnya kita akan pulang sendiri ke tanah dan hanya bertemankan sepi.

Thursday, March 6, 2014

BOOK WAR (History is A Mystery)


Mahromul Fadlillah (14121320242) PBI-D 4th Semester
Critical Review 2 (Writing & Speaking 4 Assignment)

BOOK WAR
(History is A Mystery)

Tidak ada literasi yang netral.  Semua praktik literasi dan teks tulis memiliki ideologi, yakni didikte oleh lingkungan sosial politiknya.“
(Prof. A. Chaedar Alwasilah)
“Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan”
(Albert Einstein)

                  Kebenaran adalah suatu hal yang sulit untuk dicari, kebenaran adalah kerelatifan.  Nilainya tergantung pada orang yang menyudutpandanginya.  Sama halnya seperti kita melihat gambar tiga dimensi kubus, bentuk dasar apa yang kita lihat di sana?

Berdasarkan indera penglihatan kita atas gambar tersebut, kubus terdiri dari dua persegi yang letaknya di sisi depan dan belakang, kemudian tersusun juga oleh empat jajar genjang pada bagian atas bawah dan sisi kanan kiri.  Namun, pada kenyataannya kubus adalah suatu bangun ruang yang terdiri dari enam persegi yang sama; atas, bawah, kiri, kanan, depan, belakang.

Saturday, March 1, 2014

Going by Book, Doing by Literacy


Going by Book, Doing by Literacy

Tell me and I’ll forget, show me and I’ll remember, involve me and I’ll understand.”  Kalimat yang mujarab dalam kegiatan belajar mengajar.  Pengajaran mempunyai tingkatan kepahamannya sendiri.  Writing 4, berdosenkan Mr.Lala Bumela akan membuktikan bahwa keterlibatan kita dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan membuat kita mengerti tentang apa yang diajarkan.

Thursday, February 27, 2014

Horison Perdamaian


Horison Perdamaian
By. Mahromul Fadlillah


Jagat raya adalah sesuatu yang belum terpecahkan batasan luasnya oleh para ilmuwan.  Di atas langit masih ada langit, terus begitu, entah dimana ujungnya.  Terdiri dari banyak galaksi, yang di dalam salah salah satu galaksi tersebut terdapat suatu dunia berpenghunikan makhluk yang disebut manusia, dunia itu bernamakan planet bumi.  Bumi bukanlah satu-satunya tempat yang ada di jagat raya ini, Bumi hanyalah salah satu benda bulat pepat yang berotasi dan berevolusi pada suatu garis edar berbentuk elips.  Bumi ditemani planet-planet seperti Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Uranus.  Apakah Bumi berhubungan dengan planet lainnya? Atau bahkan Bumi dan planet lainnya berjalan sendiri-sendiri tak ada hubungan apapun? 

Saturday, February 22, 2014

Debur Qwerty Part. 2


CLASS REVIEW 2
Writing 4’s Treasure
Kuawali hariku dengan mendo’akanku agar ku slalu sehat dan bahagia di sini”, itulah sepenggal lirik lagu Sheila on 7 yang Saya ganti sedikit.  Berharap semoga selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan dalam semua urusan, termasuk urusan mencari ilmu, termasuk ilmu dalam mata kuliah writing and conversation 4, yang untuk mendapatkannya harus memiliki sifat “KEPO” dan sikap jelajah sebagaimana detektif.

Sunday, February 16, 2014

Debur Qwerty Part.1


Mahromul Fadlillah
PBI-D 4th Semester
14121320242
CLASS REVIEW 1
WELCOME BACK TO CAMPUS, WELCOME WRITING 4.
Setelah kenyang merasakan libur semester ganjil yang kurang lebih satu bulan, bosan dengan kegiatan di rumah dan rindu pada suasana kelas, rindu pada teman-teman sampai rindu pada tugas-tugas kuliah beserta dosen-dosennya.  Akhirnya, dimulai tanggal 03 Februari 2014, Saya kembali pada rutinitas sebagai seorang mahasiswa, tepatnya mahasiswa semester 4.
Jum’at Mubarok tepat pada tanggal 7 Februari 2014, kita mahasiswa Tadris Bahasa Inggris (TBI) kelas D semester  4 IAIN Syekh Nurjati Cirebon melanjutkan kembali petualangan yang menantang dalam menulis.  Dalam mata kuliah Writing and Conversation 4 dipandu oleh dosen yang super dan menakjubkan, yang tidak bukan dan tidak lain adalah Mr.Lala Bumela.