Showing posts with label Nur Auliya Rahmawati. Show all posts
Showing posts with label Nur Auliya Rahmawati. Show all posts

Monday, May 5, 2014

BerLatih Memahami Argumentative Essay



Class Review 9
BerLatih Memahami Argumentative Essay
(By. Nur Auliya Rahmawati)
Pada pertemuan ini, saya merasa tangan ini hampir sulit digunakan untuk menulis lagi. Akan tetapi, keyakinan saya pada diri sendiri untuk bisa menyelesaikan dan mempunyai semangat yang tak kenal henti untuk mendalami “ Academic Writing “ disemester 4 ini. Sudah banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya untuk meratapi dan menunggu sang pemateri kembali dari penerbangannya. Sebelum itu, kami semua sudah mempersiapkan diri, begitupun dengan materi-materi dari paper yang berjudul “Don’t Use Your Data as a Pillow”.

Sunday, April 6, 2014

Membaca dan Barulah Bisa Mengeksplornya


Class Review 8
Membaca dan Barulah Bisa Mengeksplornya
(By. Nur Auliya Rahmawati)
Pada pertemuan ke 9 ini, saya memulai kembali untuk menuliskan Class Review yang selanjutnya. Dipertemuan minggu lalu, cukup membuat saya merasa lega dan membuat tangan saya untuk beristrahat sejenak. Karena apa? Pada pertemuan minggu lalu, setelah 1 minggu free dari class review. Minggu ini adalah Reading time. Maksudnya yaitu kita akan jauh lebih cape bahkan lelah untuk menaiki bukit yang sangat curam. Sungguh pengorbanan yang sangat extra. Target utama untuk 2 minggu ke depan sebelum menuju argumentative essay yaitu 2 minggu untuk reading time dan selanjutnya adalah Argumentatif Essay. Mengapa kami diharuskan untuk membaca, membaca dan membaca? karena berdasarkan evaluasi tengah semester kemarin, Mr lala merasa sedikit kecewa dengan hasil argumen dan tuliskan yang kami buat.

Tuesday, April 1, 2014

Literacy hid a Huge Writer’s Ideology

Literacy hid a Huge Writer’s Ideology

Introduction                
The goal of this essay is to criticize Howard Zinn’s article entitled “Speaking Truth to Power with Books” which provide a different history about Cristopher Columbus, who certain as a discoverer of the America continent. Zinn told that Columbus was the bad person who did some violence and killed a thousand local residents. Columbus brought European diseases such as cholera and smallpox to the New World (America). Columbus spread this diseases to local resident for some reason especially to unfold his crime. Many local residents was dead because of this diseas. He also brought syphilis to Europe from the New World (America) because he with his army raped thousand local resident.

The Three Most Important

Class Review 7
The Three Most Important
Pada pertemuan Ketujuh ini, saya akan membahas tentang keterkaitan ahli sejarah (historian), ahli bahasa (linguistik) dan ahli sastra (poet) dengan basicnya adalah Literasi. Sebelum kita membahas yang diatas, saya akan membahas terlebih dahulu tentang Sejarah. Menurut White (shuterland : 2008, 48) mengatakan bahwa sejarah adalah sebuah narasi yang dikuasai oleh konvensi-konvensi estetika sastra daripada kedalam bidang ilmu pengetahuannya. Bahwa sejarah adalah suatu makna yang lebih benar dari sebuah kejadian tersebut. Begitu pun sebaliknya tentang linguistik dan poet.

Sunday, March 23, 2014

Terang Bagaikan Matahari


Class Review 6
Terang Bagaikan Matahari
(By.Nur Auliya Rahmawati)
Tanjakan yang sangat tinggi, membuat para pendaki harus berusaha lebih keras lagi. Tikungan yang membahayakan, satu demi satu sudah mulai terlewati. Akan tetapi jurang yang sangat dalam, ditutupi oleh hutan yang sangat indah. Disana banyak sekali hewan bahkan tumbuhan didalamnya. Inilah yang menggambarkan perjalanan diWriting 4 ini, kami bagaikan Pejuang Literasi yang tak kenal Letih. Perjalanan yang sangat panjang dan mungkin bagi saya sungguh sangat Melelahkan. Namun yang harus kita ingat bahwa, kita akan memulainya dengan bersakit-sakit dahulu, kemudian bersenang-senang nantinya. Dibalik perjalanan kami yang sangat melelahkan itu, kita akan menemukan keindahan yang tak ternilai harganya yaitu : Menggapai Kemampuan yang berLiterat. Namun semua itu barulah sampai pada titik fase “ Meniru “ . Fase meniru disini adalah fase yang dimana kami memulai menjadi kaum literat yang sesungguhnya. Cikal bakal meniru adalah bagian yang terpenting dari fase berikutnya yaitu : menemukan lalu menciptakan sebuah karya.

Monday, March 17, 2014

Maju dan Terus BerLiterasi


Class Review 5
Maju dan Terus BerLiterasi
( By. Nur Auliya Rahmawati )
Dipertemuan kelima ini, pukul 07.00 WIB. Kami sudah siap untuk belajar mata kuliah Writing and Conversation 4. Didalam kelas yang sepi dan sejuk, kami terdiam dan mengarahkan pandangan kami hanya untuk Mr. Lala. Saya teringat tentang perkataan beliau bahwa “ cek kembali tentang buku-buku yang bertemakan Literasi “. Sebelum saya beranjak kepada buku-buku selanjutnya, saya akan sedikit menjelaskan kembali tentang Literasi. Menurut Hyland (2006) literasi adalah sesuatu yang di lakukan, maksudnya adalah literasi itu tidak hanya sebuah pemikiran. Akan tetapi, literasi itu harus ada real actionnya.
Di class review ini, saya akan menuliskan lebih dalam lagi tentang Area Menulis. Di dalam buku mengenai Teaching and Researching Writing (Ken Hyland  2002 ; 2009) yang berkaitan dengan pemahaman kita pada teks itu sendiri yakni context, literacy, culture, technology, genre and identity.

Sunday, March 9, 2014

Semangat yang tak Kenal Letih


Class Review 4
Semangat yang tak Kenal Letih
( By. Nur Auliya Rahmawati )
Pada pertemuan keempat ini, mata kuliah Writing and Conversation 4. Terdapat sesuatu yang berbeda. Dipertemuan ini, Mr. Lala menetapkan kelas paginya dimulai Pukul 07.00. Sungguh saya baru merasakan Kuliah pada jam tersebut. Karena, yang saya tahu bahwa jam 07.00 adalah jadwal anak-anak yang bersekolah (SD, SMP dan SMA). Akan tetapi menurut saya, saya merasa kasihan terhadap teman-teman saya yang rumahnya jauh dari kampus (yang bukan ngekos). Mereka pasti harus bisa memenage waktu dengan sebaik mungkin. Kenapa Mr. Lala menetapkan jadwal sepagi itu? Karena Mr. sedang membuat penelitian yang berjudul bisakah Mahasiswi/a berngkat sepagi itu. Alhamdulilah nyatanya dari semangat dan kegigihan kita untuk menuntut ilmu, kita bisa On time. ^_^

Thursday, March 6, 2014

Kebohongan Howard Zinn


Critical Review 2
Kebohongan Howard Zinn
(By. Nur Auliya Rahmawati)
“ History is important. If you don't know history it is as if you were born yesterday. And if you were born yesterday, anybody up there in a position of power can tell you anything, and you have no way of checking up on it”. There is no flag large enough to cover the shame of killing innocent people.
Howard Zinn
Naskah dan sejarah tidak bisa dipisahkan. Bahwa naskah merupakan Peninggalan tertulis yang menceritakan tentang hal-ihwal suatu masa tertentu dimasa lampau. Naskah Sejarah dijelaskan dalam dua kategori yaitu Fisik dan Semiotik. Fisik menjelaskan makna yang sebenarnya terjadi, contohnya seperti Prasasti. Diantara prasasti yang telah ditemukan adalah batu bersurat, talang tuo, telaga batu dan peninggalan kerajaan Sriwijaya. Sedangkan Semiotik bermakna konotasi maksudnya maknanya tersirat, contohnya seperti speech, musik dan picture.

Saturday, March 1, 2014

Merubah Pola Pikir Literasi pada diri Sendiri


Merubah Pola Pikir Literasi pada diri Sendiri 

Pada hari jum’at Pukul 07.30 kami sudah siap untuk belajar Mata kuliah ini. Minggu ketiga dalam mata kuliah Writing and Conversation 4, sungguh sangat menebarkan sekali. Karena saya teringat tentang ucapan Mr. Lala bahwasanya kita barulah Pemanasan belaka. Yaa itulah ucapan yang keluar dari dosen mata kuliah pagi ini. Akan tetapi saya sadar bahwa untuk menuju jenjang yang lebih atas, sangatlah banyak sekali tantangan bahkan cobaan yang harus kita lalui. Didalam Hati ini, saya berkata “ Semoga Saya bisa menjaga kesahatan pada diri saya, contohnya menjaga kesehatan Rohaniah dan Batiniah”.

Thursday, February 27, 2014

Teka-Teki di balik Perbedaan


Teka-Teki di balik Perbedaan
By. Nur Auliya Rahmawati
 
Apabila kita melihat sang pelangi yang keluar setelah turunnya hujan, warnanya sangat banyak sekali. Jika kita melihatnya, begitu tampak indah dan menawan. MeJiKuHiBiNiU yaa itulah warna-warna pelangi : Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila (Putih) dan Ungu. Itulah yang mungkin bisa untuk menggambarkan perbedaan dinegara tercinta ini. Karena semua orang tau perbedaan adalah suatu keindahan yang tersembunyi. Pelangi bukanlah pelangi lagi jika ia hanya muncul dengan satu warna saja.

Saturday, February 22, 2014

Class Review 2 Perjalanan yang Tak Kenal Henti.


Class Review 2
Perjalanan yang Tak Kenal Henti.
            Dipertemuan kedua ini, Mr. Lala masuk pada hari yang sama yaitu hari jum’at seperti jadwal biasanya. Ketika Mr. Lala masuk kedalam kelas dengan penampilan yang baru dan berpakaian yang sangat rapih. Jantung ini terasa begitu cepat sekali, rasanya seperti melayang diangkasa yang sangat luas. Apakah karena kewibawaanya? Yang tak ada bandingannya. Yaaa... saya rasa seperti itu. Menurut saya Mr. Lala adalah seorang dosen panutan yang harus kita contoh. Pada saat kita menjadi seorang pengajar nantinya.

Sunday, February 16, 2014

Awal PertempuranKu

Class Review 1
Awal PertempuranKu
Pagi yang begitu cerah, dengan matahari yang sedang menampakan dirinya. Burung-burung pun yang sedang menari-nari diatas langit. Hari-hari yang kutunggu akhirnya datang juga. Saatnya saya bergegas untuk mempersiapkan semuanya. Dihari jum’at, pada Tanggal 07 Februari 2014 mata kuliah ini akan di mulai. Saya dan teman satu asrama yang bernama iis sudah siap untuk berangkat kekampus.