Showing posts with label Alfat Prastowo. Show all posts
Showing posts with label Alfat Prastowo. Show all posts

Sunday, May 4, 2014

“ Jeritan dibumi Cendrawasih “



Class Review 9

“ Jeritan dibumi Cendrawasih

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan aku cabut Semeru dari akarnya, Berikan aku 10 anak Muda maka kan Kuguncang dunia”
(Ir. Soekarno)

Menulis adalah salah satu kegiatan yang sangat menakjubkan. Mungkin bagi sebagian Orang, menulis itu menjemukan, tidak menarik dan useless. Tapi inilah kerjanya para pengubah dunia, dan kerjanya para pengubah mimpi.

Sunday, April 6, 2014

Membaca Merupakan Proses Bernalar


Name  : Alfat Prastowo
Class   : PBI-D 4th Semester
Nim     : 14121330382

Class Review 8

Membaca Merupakan Proses Bernalar

Dalam dunia modern saat ini, kehidupan kita sehari-hari dipenuhi oleh beragam kegiatan. Membaca adalah salah satu aktivitas yang kita alami, apakah itu untuk rekreasi dan hiburan, atau sebagai suatu keharusan untuk studi dan penelitian. Di luar itu, membaca juga memiliki manfaat hebat bagi kesehatan dan kesejahteraan  secara keseluruhan. Dalam segala aspek kehidupan kita, kita tak pernah lepas dari yang namanya membaca. Saat berjalan di jalan raya, kita akan melihat banyak simbol-simbol lalu lintas, maka akan terjadi proses membaca. Lambang itu kita persepsikan menjadi sebuah arti dan kita bertindak atas persepsi kita terhadap tanda itu, Itulah proses membaca.

Monday, March 31, 2014

The Crucial Historian

Name  : Alfat Prastowo
Class   : PBI-D 4th Semester
Nim     : 14121330382

The Crucial Historian

Introduction
Genocide, Radical, Literate, that’s what on my mind about Howard Zinn. He was historian of America. His Experience along time ago with the reality of his life that makes him a great historian. One of his experience when he was 14 years old. At that time he found the book on the road, and when he saw that his parents knew that he was interested in the book even though they do not have any of the books at home. This is one thing that makes Howard Zinn from nothing to something. He has crucial article about “Speaking Truth to Power with Books” that made controversy in the world.

“Tugas Berat Historian, Linguist, dan Poet”

Name  : Alfat Prastowo
Class   : PBI-D 4th Semester
Nim     : 14121330382


Class Review 7

“Tugas Berat Historian, Linguist, dan Poet”

Hari demi hari kulewati. Dengan begitu beratnya kulewati arus kehidupan ini. Begitu juga pada Mata Kuliah Writing and Composition ini, tidak mudah kulewati dan selesaikan setiap tugas yang diberikan oleh dosen yang bersangkutan. Tak terasa Mata Kuliah Writing ini sudah pertemuan ketujuh dan menuju kedelapan. Sebuah tamparan keras serta membuat hati dan jiwa saya semakin tergoncang. Karena pada dasarnya bertambahnya pertemuan maka bertambah pula tantangan kedepannya. Saya bukan tipe orang yang bertele-tele yang mau gono-gini. Yang terpenting bagi saya adalah mencari jalan keluar dan menyelesaikan setiap tugas yang diberikan serta faham atas tugas yang diberikan.

Sunday, March 23, 2014

Sejarawan yang Tercerahkan



Class Review 6

Sejarawan yang Tercerahkan

“JAS MERAH”
~ Jangan sekali-kali melupakan Sejarah ~
(Ir. Sokarno)

Jas merah adalah sebuah ungkapan yang mengajak kita untuk mengingat kebelakang dan menjadikannya sebagai media pembelajaran bagi siapa saja. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawanya. Kita tidak bisa melihat masa depan tapi kita dapat menentukannya. Dan untuk menentukan baik tidaknya masa depan itu maka kita perlu berkaca pada masa lalu. Kita perlu bercermin dari peristiwa masa lalu dan mengambil pembelajaran darinya. Banyak hal yang menarik dari sejarah. Banyak pula ilmu pengetahuan yang terkandung didalamnya.

Sunday, March 16, 2014

“The Power of Six Key”

Class Review 5

 
“The Power of Six Key”
Sejarah adalah topik ilmu pengetahuan yang sangat menarik. Tak hanya itu, sejarah juga mengajarkan hal-hal yang sangat penting, terutama mengenai: keberhasilan dan kegagalan dari para pemimpin kita, sistem perekonomian yang pernah ada, bentuk-bentuk pemerintahan, dan hal-hal penting lainnya dalam kehidupan manusia sepanjang sejarah. Dari sejarah, kita dapat mempelajari apa saja yang memengaruhi kemajuan dan kejatuhan sebuah negara atau sebuah peradaban. Kita juga dapat mempelajari latar belakang alasan kegiatan politik, pengaruh dari filsafat sosial, serta sudut pandang budaya dan teknologi yang bermacam-macam, sepanjang zaman.

Sunday, March 9, 2014

“Dahsyatnya Radiasi dalam Multikultural”



class review 4:

 
“Dahsyatnya Radiasi dalam Multikultural”
Bangsa Indonesia mewarisi tanah air (Nusantara) yang sangat luas. Wilayah daratannya sekitar 2.000.000 km2 dan luas wilayah perairannya sekitar 3.000.000 km2; jumlah pulaunya lebih dari 17.000 dan dihuni lebih dari 230 juta jiwa (data tahun 2008). Negara Inonesia juga memiliki posisi yang strategis, kaya sumbr daya alam (SDA), subur dan indah, serta nyaman hawanya.

Thursday, March 6, 2014

Menguak Fakta dari Sebuah Artikel

Menguak Fakta dari Sebuah Artikel

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
(Al Quran, Surat Al Alaq ayat 1 – 5)

Sunday, March 2, 2014

Lagi-Lagi Harus Literasi



Class Review 3

Lagi-Lagi Harus Literasi

Penguasaan bahasa tulis mutlak diperlukan dalam kehidupan modern sekarang ini, ternyata keterampilan menulis kurang mendapat perhatian. Mahasiswa dan mahasiswi sebagai calon guru yang salah satu tugasnya melatih keterampilan menulis siswa,tentu perlu memehami dengan baik keterampilan menulis ini. Pemahaman konsep menulis menjadi penting bagi kita karena dalam praktek keseharian banyak orang terampil dalam membaca tetapi mengalami kesulitan dalam menulis. Materi menulis sangat melimpah hal ini dipertegas dalam Al-Qur’an surat Al-Kahfi yang berbunyi :
”Katakanlah sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis )kalimat Tuhanku,sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu pula.”

Thursday, February 27, 2014

Hidup Rukun Sebagai Pondasi Negara



Hidup Rukun Sebagai Pondasi Negara
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang. Sebuah hak atas pendidikan telah diakui oleh beberapa pemerintah. Pada tingkat global, Pasal 13 PBB 1966 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya mengakui hak setiap orang atas pendidikan. Meskipun pendidikan adalah wajib di sebagian besar tempat sampai usia tertentu, bentuk pendidikan dengan hadir di sekolah sering tidak dilakukan, dan sebagian kecil orang tua memilih untuk pendidikan home-schooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

Sunday, February 23, 2014

“Dongkrak Literasi”



Class Review
“Dongkrak Literasi”
Pada Jum’at lalu 14 Februari 2014, Dosen menjelaskan tentang Teaching Orientation dan Literasi. Teaching Orientation ini terbagi menjadi tiga macam, yaitu: Satu, Academic, berikut empat pembagian sifatnya seperti Impersonal, Reference, Formal dan Rigid. Dua, Critical Thinking, berikut dua pembagiannya seperti Critical Reader dan Critical Writer. Tiga, Writing, berikut tiga fungsinya seperti, a way of knowing something, a way of representing something (Describing), dan a way reproducing something. Untuk Literasi dosen menjelaskan dua pembagiannya yaitu: Life Qulity dan SDM (Sumber Daya Alam)

Sunday, February 16, 2014

“Kompetisi Dimulai”



Class Review 1

Assalamualaikum Wr.Wb, setelah sekian lamanya kita berlibur yaitu satu bulan yang lalu. Wawww cukup lama bukan? Semoga dengan waktu yang sebegitu lamanya saya dan teman-teman Mahasiswa dapat menggunakannya dengan sebaik mungkin. Tak terasa pula, akhirnya kommpetisi ini kembali dimulai yaitu mata kuliah Writing and Composition 4 dengan dosen Mr. Lala Bumela. Sosok dosen yang tidak asing lagi bagi Mahasiswa dan Mahasiswi IAIN SNJ Cirebon khususnya untuk Mahasiswa dan Mahasiswi Tadris Bahasa Inggris.
Jum’at 14 Februari 2014, tepatnya jam 07.30 pagi dimulailah proses pembelajaran dengan diisi langsung oleh dosen yang bersangkutan yakni Mr. Lala Bumela. Dosen menjelaskan Writing and Composition 4 dan dalam Writing 4 ini dikhususkan atau fokus pada pembahasan Academic Writing. Contoh pengubahan kalimat dalam Writing for Academic Purpose:
                   
1.      Conducted this Research in a years

2.      This Research conducted in a years

Penjelasan:
Pada kalimat pertama tidak sesuai dengan kaidah Academic Writing, sedangkan pada kalimat kedua sudah sesuai dengan kaidah Academic Writing. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar Academic Writing penulis akan menjeskannya dibawah ini.
Definisi luas dari Academic Writing adalah Setiap penulisan yang dilakukan untuk memenuhi persyaratan dari Perguruan Tinggi atau Universitas. Menulis akademik juga digunakan untuk publikasi yang dibaca oleh guru dan peneliti atau dipresentasikan di Konfersi. Sebuah definisi yang sangat luas penulisan akademik dapat mencakup tugas menulis yang diberikan dalam suasana akademis.
Menulis Akademik juga dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk prosa ekspositori yang harus tepat, semiformal, impersonal, dan Objektif. Menulis akademik didasarkan pada analisis penulis. Menulis akademik adalah mogok ide untuk meningkatkan pemahaman seseorang tentang hal tertentu. Menggunakan penalaran deduktif, suara semiformal, serat sudut pandang orang ketiga. Penggunaan penalaran Deduktif yaitu menyatakan tesis (gagasan utama) awal dan kemudian mengikuti dengan contoh-contoh pendukung dan detail, sehingga membuat ide-ide yang lebih mudah untuk dipahami. Suara Semiformal berarti tidak ada kata-kata gaul, ucapan sehari-hari (ekspresi umum dari pidato biasa), kontraksi kata benda, kata kerja dan lain-lain. Orang ketiga Poin of viewnya, misalnya: dia, itu, dan mereka serta bentuk akusatif, datif dan posisi mereka harus digunakan. Tidak ada pertama dan kedua untuk orang poin of viewnya misalnya: saya, anda, kita yang digunakan menulis akademik.