Showing posts with label Metta Hittoh Mu'awanah. Show all posts
Showing posts with label Metta Hittoh Mu'awanah. Show all posts

Sunday, May 4, 2014

New season : Argumentative Essay


CLASS REVIEW 9
New season : Argumentative Essay
Jum’at  Mubarok tanggal 25 April 2014, writing class akan memulai babak baru setelah beberapa pekan lalu tidak ada perkuliahan di kelas dikarenakan Mr. Lala memiliki schedule yang tidak bisa ditinggalkan. Babak untuk menulis kembali, tetapi kali ini berbeda kita akan mengutarakan  dan mempertahankan argument kita terhadap suatu masalah yang akan dituangkan dalam sebuah “  Argumentative Essay”. Dalam membuat argumentative essai kita sebagai penulis dituntut agar bisa menyajikan fakta-fakta yang akan meyakinkan pembaca terhadap argument yang kita sajikan itu valid kebenarannya atau bahkan pembaca akan terpengaruh oleh argument kita.

Sunday, April 6, 2014

Reading : reveal data


 8th Class review
Tanggal 04 April 2014 adalah pertemuan ke 9 di mata kuliah writing 4 sekaligus petualangan baru yang akan kami lewati setelah satu pekan istirahat. Pertemuan kali ini membahas mengenai pentingnya membaca sebelum kita membuat sebuah karya tulis. Membaca merupakan suplemen yang akan memperkuat tulisan kita. Untuk dapat memperoleh suplemen itu kita harus bisa menjadi pembaca yang hebat.Maka dari itu, kemampuan membaca kita harus dilatih dengan baik.  Teks bacaan yang berjudul “ Don’t use a data as a pillow” akan menjadi bahan diskusi untuk melatih kemampuan membaca yang kita miliki. Strategi yang akan dilakukan adalah dengan cara teamwork. Masing-masing grup terdiri dari lima orang. Cara ini akan mempermudah kami untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang bisa muncul. Meskipun hanya kesalahan kecil tetapi akan berdampak sangat besar terhadap karya tulis. Misalnya saja ketika kita makan makanan yang berkuah dan ternyata di dalamnya terdapat jarum yang kecil, hal itu bisa saja akan berdampak besar bagi kesehatan kita bahkan mungkin akan mematikan.Mr. lala  jugamengatakan bahwa masyarakat Indonesia memiliki satu kata magic yaitu “ Khilaf”. Kata  yang sering digunakan sebagai tameng ketika seseorang melakukan kesalahan dan ini hanya dimilki bangsa Indonesia.

Monday, March 31, 2014

Howard Zinn: unmask history

Created by : Meta hittoh Mu’awanah
14121320245
PBI-D / 4th semester

Howard Zinn: unmask history
Introduction
Howard Zinn is historian who has wrote article entitled “Speaking Truth to Power with Books”. From this article, Zinn wanted to give the real fact about Christoper Columbus.  Zinn open mind set people that history not completely true, but his effort got many critism from citizen especially American. It is show that to fix mind set people  surely difficult.  Howard Zinn  wants to open a mask that had been covering up the truth of history.

Segitiga yang Rumit

class review 7

Segitiga yang Rumit
Setiap pertemuan di mata kuliah writing 4 ini kita akan mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai literasi. Hal ini menyadarkan saya bahwa pengetahuan saya sudah  kita miliki ternyata masih sedikit jika di bandingkan dengan pengetahuan. Pengetahuan yang belum kita ketahui di luar sana. Dalam pertemuan ke7 tanggal 21 Maret 2014 pun kami mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai writing. Sebelum membahas lebih jauh mengenai hal ini saya akan sedikit mengulas kembali tentang materi yang telah didapatkan minggu lalu yaitu mengenai Ideologi dan value. Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap orang memiliki pemahaman yang berbeda dalam menanggapi suatu masalah. Hal ini di sebabkan karena setiap individu memiliki ideologi yang berbeda. Ideologi yang di miliki seseorang akan mempengaruhi pada cara pandang mereka mengenai value.

Saturday, March 22, 2014

Something has crucial meaning


 Class Review 6
Something has crucial meaning

Pertemuan ke enam tanggal 14 Maret 2014 di mata kuliah writing 4 ini sangat berbeda, karena kami memulai pembelajaran lebih awal dari biasanya. Pukul 05.45 kami harus sudah berada di kelas dan tepat pukul 06.00 pembelajaran akan dimulai.  Hal ini dikarenakan Mr. Lala menjadi juri debat yang diselenggarakan oleh EDSA. Oleh karena itu supaya pembelajaran dapat tetap dilakukan Mr. Lala membuat keputusan bahwa pembelajaran akan dilakukan lebih awal. Keputusan ini awalnya membuat kami keberatan, karena ini terlalu pagi serta banyak teman-teman pbi-d yang pergi-pulang. Kami takut banyak yang datang terlambat ke kelas, tetapi pada akhirnya kami sepakat untuk menyetujuinya dan berusaha untuk datang tepat waktu.

Saturday, March 15, 2014

PARTIKEL WRITING


PARTIKEL WRITING

Suasana pagi yang masih berkabut dan udara dingin yang menusuk ke dalam tubuh tidak menghalangi kami untuk tetap melangkahkan kaki ke kampus tercinta. Semangat pagi yang masih menggebu mengawali kami di perkuliahan writing 4 tanggal 7 februari 2014 ini. Harap- harap cemas itulah yang kami rasakan ketika memasuki kelas. Berharap critical review  kedua yang telah kami selesaikan hasilnya sesuai dengan harapan, tapi harapan tinggallah harapan ternyata kami membuat kesalahan lagi pada tugas class review kedua ini, sama halnya seperti class review pertama. Kesalahan yang banyak dilakukan pada critical review pertama adalahseperti tidak akrab dengankatakunci yang disebutwacanakelas, menceritakanfakta-faktatentangkonflik agamatanpa menunjukkantitik sudut pandang, strukturgenerik tidakdibangun dengan baik, dan polareferensiyang hilang., tapi kita tak boleh takut seperti yang dikatakan mr. Lala masih ada ruang untuk perbaikan.

Saturday, March 8, 2014

Missing in Classroom discource



Jum’at 28 Februari 2014, hari itu merupakan akhir bulan Februari, tetapi bagi kelas pbi-d itu merupakan awal menuju perubahan jadwal di mata kuliah writing 4 ini. Jadwal pembelajaran menjadi lebih awal dari biasanya masuk jam 07.30 menjadi 07.00.  Awalnya ketika perubahan jadwal ini  disampaikan saya merasa keberatan, karena jarak tempuh dari rumah menuju kampus sangat jauh dan membutuhkan waktu  dengan menggunakan transportasi umum dengan segala halangan yang sudah diperkirakan seperti macet dan lamanya menunggu elf.

Thursday, March 6, 2014

Makna Sebuah Benda Mati


Critical Review 2
Makna Sebuah Benda Mati (buku)


Buku adalah sebuah benda mati, tetapi kehidupan terus hidup didalamnya. Dengan buku, kau punya sarana ampuh untuk membalikkan waktu.
Karlina Leksono
Berdasarkan kalimat diatas menunjukan bahwa buku tidak hanya kumpulan fisik yang terdiri dari lembaran-lembar kertas yang tidak memiliki makna,tetapi buku menjadi sebuah pedoman untuk menata kehidupan, sehingga jika kita mengabaikan membaca buku, berarti kita juga mengabaikan pengetahuan emas dari buku dalam menata kehidupan itu sendiri. Lewat bukulah kita bisa menembus ruang angkasa yang amat luas. Intinya, bahwa hanya dengan membaca buku, kita akan tahu banyak hal, kita juga bisa tahu banyak tentang relasi esensi alam ini dengan manusia. Semakin banyak buku yang kita baca, maka akan semakin mudah bagi kita untuk “menguasai dunia”. Buku juga sebagai sarana ampuh untuk kita mengetahui kejadian-kejadian di masa lampau dan seakan-akan kita hidup di masa itu. Dengan semakin banyak membaca buku kita juga akan mengetahui kebenaran-kebenaran dari isi buku tersebut.

Saturday, March 1, 2014

BUTIRAN LITERASI



3rd Class Review
Butiran Literasi
Langkah pertama untuk memulai petualangan dalam mata kuliah writing 4 ini sudah terlewati. Jumat tanggal 21 februari 2014 merupakan pertemuan ketiga di mata kuliah writing ini. Masih mengenai perjalanan literasi, mr. Lala membukanya dengan sebuah kata “endurance” .  Endurance memiliki arti daya tahan atau ketahanan, maksudnya adalah ketahanan yang kuat akan menjembatani kita untuk mengetahui teknik sesungguhnya.

Thursday, February 27, 2014

TOLERANSI KUNCI SUKSES MULTIKULTURALISME



Toleransi kunci SUKSES Multikulturalisme

Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah, begitu pun dengan kebudayaannya yang beranekaragam. Keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa ini melahirkan masyarakat multikultural.  Kita mengenal masyarakat sebagai kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka mampu mengorganisasikan dirinya dan berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu (Linton), maka konsep multikultural dapat diartikan sebagai keragaman atau perbedaan terhadap suatu kebudayaan dengan kebudayaan yang lain

Saturday, February 22, 2014

THE FIRST TRACE IN WRITING 4


2nd Class Review
THE FIRST TRACE IN WRITING 4
Jum’at mubarok adalah jadwal mata kuliah writing di semester 4 ini, tak terasa sudah pada pertemuan kedua di mata kuliah writing 4 tanggal 14 februari 2014, seminggu telah berlalu begitu cepat.  Pertemuan kedua ini sangat menegangkan karena waktunya untuk menyetorkan hasil kerja selama seminggu ini yaitu class review dan appetizer essay. Waktu pun telah menunjukan pukul 07.30, tak lama kemudian Mr. Lala masuk kelas untuk memulai pembelajaran. Sebelum melanjutkan materi minggu lalu, beliau mengabsen kehadiran mahasiswa terlebih dahulu.

Sunday, February 16, 2014

NEW SEMESTER, NEW TRIP IN WRITING


1st Class Review

NEW SEMESTER, NEW TRIP IN WRITING

v  Introduction
Waktu liburan telah usai,  kini waktunya untuk beraktivitas kembali  untuk memulai perkuliahan di semester 4 ini. Jum’at Mubarok tanggal 07 Februari 2014 merupakan pertemuan pertama pada mata kuliah writing 4. Mata kuliah Writing pada semester 4 ini diampu oleh Mr. Lala Bumela, dosen yang sama seperti pada semester 2 yang lalu. Hal  pertama yang dibahas pada pertemuan kali ini adalah menjelaskan tentang kontrak belajar yang akan  dilakukan,tidak jauh berbeda dengan mata kuliah yang lain. Selain itu, beliau menjelaskan mengenai silabus writing 4 dan jadwal belajar dan memberikan informasi mengenai beberapa agenda yang akandiikuti pada tahun 2014 ini,diantaranya yaitu: