Showing posts with label Eka Berniati. Show all posts
Showing posts with label Eka Berniati. Show all posts

Sunday, April 6, 2014

SIAPKAN BANYAK BEKAL UNTUK MENJADI PEMBACA YANG BAIK


Class Review VIII
Jum'at, 04 April 2014

SIAPKAN BANYAK BEKAL UNTUK MENJADI PEMBACA YANG BAIK
            Ini adalah pertemuan ke sembilan dalam mata kuliah writing 4, pukul 07.30 mata kuliah dimulai tetapi saya datang lebih awal yaitu pukul 07.00. Hari ini adalah awal dari session dua menuju ke argumentative essay, tetapi sebelum mengarah ke topik tersebut ada satu tahap terlebih dahulu yang harus kita loncati yaitu tentang reading time, disini kita dituntut dan akan lebih banyak membaca lagi, Mr.Lala bilang akan lebih susah lagi pada tahap ini, karena beliau juga bilang, menjadi guru atau mengajar mata kuliah writing dan sebagai orang yang belajar mengenai writing memang sangat melelahkan karena dalam hal ini semua aspek terlibat, dari pikiran, hati dan mental. Menjadi seorang pembaca yang baik itu harus mengerti apa isi teks yang dibacanya kemudian bisa menjelaskan hasil dari bacaan atau teks tersebut, disini kita diberikan tugas membuat reading club yang jumlahnya lima orang, setiap orang harus menjelaskan apa yang ada di teks tersebut per kalimat, kemudian disimpulkan dari hasil opini masing-masing sesuai keputusan kelompok. Memang benar sekali apa yang dikatakan Mr.Lala, dalam titik ini kita akan lebih bekerja keras mengulas teks yang berjudul "Don't Use Your Data as a Pillow" (S. Eben Kirksey).

Sunday, March 30, 2014

Mr.Zinn the Illuminator


Name: Eka Berniati
Class: PBI-D 4th Semester
NIM: 14121320236
WRITING 4
Mr.Zinn the Illuminator
Introduction
Howard Zinn, the great American activist who firmly, historian and Inspirational writer, the author of “A People's History of the United States”, a book that literally changed the consciousness of a generation. Here he developed with care, lucidity, and comprehensive sweep his fundamental message about the crucial role of the people who remain unknown in carrying forward the endless struggle for peace and justice, and about the victims of the systems of power that create their own versions of history and seek to impose it. What is interesting of course Zinn book is his courage to reveal the dark side of the new continent 's history and commitment to the definition of the subaltern in Spivak : they are marginalized in the politics of narrating history . Shooting targets do not bear responsibility : Christopher Columbus and the historians who write naive version of the arrival of the colonists . In the words of Zinn , any particular emphasis in the writing of history would support an interest . Can be political, economic , racial or national . But unfortunately in the historical narrative , this bias is not as bright as in the writing of the map . Historian writes as if any reader has a single common interest . The particular writers seemed to forget that the production of knowledge is a tool of combat in the antagonism between social classes , races , nations or peoples .

BERSAHABATLAH DENGAN BUKU SEDINI MUNGKIN


Class Review VII
21 Maret 2014

BERSAHABATLAH DENGAN BUKU SEDINI MUNGKIN
By Eka Berniati
            Jum’at pukul 07.00 kuliah dimulai, walaupun Mr.Lala mengatakan bahwa minggu ini tidak ada class review tetapi saya tetap menulis class review. Di semester IV ini, Mr.Lala mengatakn bahwa kelas PBI-D tidak unggul dalam menulis class review, dan kalah jauh dibandingkan PBI-C, walaupun demikian kelas PBI-D akan berusaha lebih baik. Pada pertemuan ini saya menjadi reviewer dari tulisan Reni Harliani, begitupun sebaliknya. Masih mengenai Howard Zinn sang sejarahwan Amerika. Dalam free writing ini harus ada introduction, summary, critic dan conclusion, atau biasa kita sebut dengan generic structure. Me-review tulisan teman juga menggunakan peer-review sebagai bahan penilaian yang didalamnya terdapat:
1.      Unity

Sunday, March 23, 2014

GOING TO THESIS STATEMENT


Class Review VI
14 Maret 2014

GOING TO THESIS STATEMENT
By Eka Berniati
            Jum’at, pukul 04.30 saya bersama Lili Sulaihah berangkat menggunakan motor tidak seperti biasanya karena pada jam segitu belum ada kendaraan umum, hari ini kuliah dimulai pukul 05.45 dan saya pukul 05.00 sudah berada di kampus dengan semangat. Pada awal dimulainya kelas seperti biasa Mr.Lala memberikan materi yaitu tentang “the enlightened” atau biasa kita sebut yang tercerahkan yaitu kaum literat yang mempunyai kemampuan membaca dan menulis yang sangat tinggi. Apakah kalian sudah termasuk orang-orang yang tercerahkan? Maksudnya orang-orang yang tercerahkan adalah dimana kita bisa memahami dan mengerti tulisan yang kita baca, contohnya ketika saya masih SMA semua siswa diwajibkan membaca teks narrative, disana kita bisa menjumpai kata-kata yang belum kita mengerti karena pada saat itu belum banyak mengetahui arti bahasa Indonesia dari teks yang kita baca itu. Dengan itu kita bisa membuka kamus dan menemukan arti kata tersebut dan dari situlah kita mendapatkan pengetahuan baru dan itu menurut saya arti dari yang tercerahkan

Sunday, March 16, 2014

LITERACY = UNIVERSAL


Class Review V
07 Maret 2014

LITERACY = UNIVERSAL
By Eka Berniati
            Masih bertahan disini, di mata kuliah Mr.Lala Bumela dan di pertemuan kelima ini sudah banyak sekali pengetahuan yang dibahas, dan semoga kedepannya saya bisa lebih rajin sampai akhir nanti. Berbicara critical review kemarin tentang Howard  Zinn yang membahas Colombus, Aam Amaliah yang tulisannya terbaik dari kelas PBI-D, karena menurut Mr.Lala tulisannya pas banget dengan apa yang diharapkan, tetapi masih ada kekurangan yaitu tidak memunculkan generic structurenya, dan ini menjadi pelajaran buat saya agar jika menulis critical review  harus memunculkan atau memperhatikan generic  structure. Kali ini masih mengenai literasi, seperti yang dikatakan Hyland (2009;49) Dengan literasi suatu Negara bisa maju, tingkat kemiskinan mengikis dan kualitas pendidikan akan semakin meningkat. (Borton 2007 : 34-35) menjelaskan konsep pandangan sosial tentang literasi. “Sejarah kehidupan kita mengandung banyak peristiwa literasi darimana kita belajar dan memberikan kontribusi hingga saat ini” (our life histories contain many literacy events from which we learn and which contribute to the present) “Sebuah peristiwa literasi juga memiliki sejarah sosial yang membantu menciptakan praktek sekarang ini” (A literacy event  also has a social history which help create current practices).

Sunday, March 9, 2014

One Step Closer to Be Good Writer


Class Review IV
28 Februari 2014
ONE STEP CLOSER TO BE GOOD WRITER
By Eka Berniati
            Tidak seperti biasanya, hari ini masuk pukul 07.00 sehingga saya berangkat lebih awal dari rumah jam 06.00, karena jarak dari rumah ke kampus sekitar 1 jam kurang, tetapi tidak disangka mobil yang saya naiki lambat yang mengakibatkan saya telat walaupun hanya beberapa menit tetapi tidak dapat absen. Pada pertemuan mendatang saya masih harus membuat critical review tentang “Colombus” dan ini the last critical review in bahasa, tetapi masih harus mengerjakan minimal 2500 kata. Mahasiswa diharuskan membawa laptop untuk minggu depan karena kita akan membuat critical writing 500 kata hanya dalam 30 menit. Kelas akan dijadikan seperti lab kita harus bias menunjukkan mana unitnya dari tulisan yang akan dibuat nanti, boleh bertanya kepada teman. Mr.Lala bertanya, kalian semakin banyak menulis apakah hidupnya merasa terisolasi atau tidak? Banyak sekali jawaban

Thursday, March 6, 2014

Mystery Book (Book Can Change The World)


MYSTERY BOOK (BOOK CAN CHANGE THE WORLD)

Bagaimana kita dapat mengubah dunia? Para pemimpin militer atau para pemimpin dunia kerap menggunakan senjata dan pengaruh mereka untuk mengubah peta perpolitikan dunia, para ilmuwan menemukan temuan-temuan baru yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, orang-orang kreatif seperti Bill Gates, Steve Jobs membuat dunia seakan semakin menyempit dan dengan cepat kita dapat mengetahui apa yang terjadi di belahan dunia lain dalam hitungan detik. Lalu bagaimana dengan buku ? sanggupkah sebuah buku mengubah dunia?

Saturday, March 1, 2014

Mari Berinteraksi


Class Review III
21 Februari 2014
Mari Berinteraksi
By Eka Berniati

            Hari ini saya tidak bisa mengikuti kelas Mr.Lala dikarenakan sakit, tetapi walaupun tidak mengikuti pelajaran seperti biasanya, saya harus tetap mengerjakan tugas atau class review, Sabtu, 22 Februari saya baru masuk kuliah lagi dan bertanya kepada fitri, lili dan zulfa tentang pertemuan dikelas Mr.Lala. Dikarenakan saya tidak berangkat jadi tidak tahu apa-apa aktifitas di mata kuliah writing 4 ini, tetapi saya terus bertanya mengenai hal tersebut, ternyata seperti biasa ada penyampaian materi, sesi tanya-jawab tentang literasi dan yang paling membuat saya kepo yaitu tugas critical essay, mahasiswa harus mengerjakan critical essay minimal 2500 kata dan diberi waktu sekitar seminggu yang harus sudah diposting pada hari kamis pukul 12.00 siang, saya mencari topik untuk menanggapi artikel ‘Classroom discourse to foster religious harmony’ yang ditulis (A. Chaedar Alwasilah) yang didalamnya terdapat beberapa key point sebagai berikut:

Thursday, February 27, 2014

Mari Bertoleransi dalam Dunia Pendidikan


Mari Bertoleransi dalam Dunia Pendidikan
by Eka Berniati

Pendidikan seyogianya menghasilkan manusia literat, yakni manusia yang memiliki literasi memadai sebagai warga negara yang demokratis. Media massa arus utama adalah mesin pemertahanan hegemoni. Masyarakat yang tidak literat tidak mampu memahami bagaimana hegemoni itu diwacanakan lewat media massa. Media adalah salah satu pilar demokrasi. Dengan kata lain, pendidikan literasi harus mendukung terciptanya demokratisasi bangsa. Proses pendidikan itu sendiri harus demokratis agar para (maha)siswa menjadi warga negara yang demokratis sehingga mereka menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Macedo menyodorkan rekomendasi, “As real intellectuals, teachers need to appropriate a language of critique so as to denounce the hypocricy, the social injustices, and the human misery” (2000: 12).

Saturday, February 22, 2014

Class & Chapter Review 2


Class Review II
14 Februari 2014

Ciri-ciri Negara ber-Literasi Rendah
            Lanjutan dari pertemuan pertama, masih tentang academic writing dan literasi.  Seperti biasa Mr.Lala memberikan appetizer yang tentunya sangat bermanfaat untuk saya.  Beliau berbicara mengenai seminar yang akan di adakan di IAIN SYEKH NURJATI CIREBON, yang mempunyai benyak event, salah satunya tentang kurikulum, dan untuk mengetahui lebih lanjut bias membuka situsnya di facebook atau di internet di At America.

Sunday, February 16, 2014

Awal yang Indah



Class Review I
Jumat, 07 Februari 2014

Awal Yang Indah
            Mengawali dengan bismillah, mengikuti mata kuliah writing 4, dengan sejuta harapan baru untuk menjadi lebih baik dari semester kemarin. Banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang dapat saya ambil dari semester sebelumnya. Kesalahan memang sudah seharusnya sebagai acuan untuk lebih baik lagi, seperti saya pada saat UAS mata kuliah Phonology kemarin, ketika sedang menyampaikan shortcut didepan kelas, tiba-tiba rasa gugup datang dan semuanya buyar. Masih teringat sekali Mr.Lala Bumela bertanya kepada saya kenapa semua hal itu terjadi, dan beliau berfikir bahwa saya kurang persiapan, padahal setiap waktu saya belajar, membaca dan menghafalnya, tetapi hasilnya tidak memuaskan sekali karena gugup. Dari itu saya mendapatkan nilai yang kurang, berbeda dengan yang lain yang bisa dibilang the best pada semester lalu, karena beliau sendiri mengatakan, tidak sembarangan memberikan nilai. Ingin sekali mendapatkan nilai tinggi, begitupun usaha saya harus bisa menjadi lebih baik.