Showing posts with label Latifah Nurhasanah. Show all posts
Showing posts with label Latifah Nurhasanah. Show all posts
Sunday, May 25, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
class review 10
Perkembangan Pemahaman Dalam
Argumentative Essay
By: Latifah Nurhasanah
Submit essay argumentative sudah didepan mata, tentunya tidak akan
pernah lepas dari kata refisi, refisi dan refisi untuk menyempurnakannya. Begitupun juga dengan kelas writing pada pegi
hari itu. Outline yang sudah kita buat
pada minggu lalu, yang berisi tentang point-point penting yang akan kita
kembangan dalam argumentative essay.
Sebelum beranjak membahas mengenai argumentative essay lebih jauh,
pak lala menjelaskan mengenai alur pembelajaran writing yang hanya tinggal
beberapa pertemuan lagi. Progress yang
dihasilkanpun harus benar-benar ada dan terlihat meningkat, karena paper harus
sudah disubmit pada tanggal 26.
Sunday, May 4, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
CLASS
REVIEW 9
Teks Papua: Gerbang Pemahaman Argumentatif Essay
By: Latifah Nurhasanah
Konflik papua yang telah terjadi
hingga saat ini, akhirnya meberikan sebuah pilihan kepada bangsa Indonesia
untuk tetap mempertahankan atau melepaskannya dari NKRI kita tercinta ini. Pembahasan kelas pada Jumat, 25 April 2014
lalu, masih membahas mengenai kisruh papua yang saat ini masih terjadi.
Sunday, April 6, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
CLASS REVIEW 8
PENJELEJAHAN PAPUA BARAT MELALUI SEBUAH TEKS
By: Latifah Nurhasanah
Writing dan reading comprehension seperti sepasang kacamata yang
tidak bisa dipisahkan. Jika salah
satunya tidak ada atau tidak terpasang dengan baik, maka kacamata tersebut
tidak akan berfungsi secara maksimal dan tidak memiliki daya jual yang
tinggi. Begitupula dengan writing dan
reading, jika keduanya terpenuhi dan
terlaksanakan dengan baik dan sempurna pemahamannya maka akan menjadi
berkualitas.
Sunday, March 30, 2014
Created By:
#Progress Test 2,
Latifah Nurhasanah
NAME: LATIFAH
NURHASANAH
CLASS: PBI-D/4
NIM:
14121330388
THE REVEALER OF THE TRUTH HISTORY
Introduction
Howard Zinn is an American radical
historian, inspirational author, and revealer of lies. Howard Zinn is a person that famous because
legendary book that he has wrote: “A people 's history of the united
states," exactly in his article,
that is “Speaking Truth to Power with Books.” The most interesting of this article is the
courage of a Howard Zinn who deserves got a lot of appreciation from everyone
in America, even in the world, because Zinn is able to reveal the dark side of
the history of the continent the American, who was none other than the target
arrows pointing directly to the "inventor" of Christopher Columbus. A
little more Howard Zinn has revealed a lie from the legendary history. Therefor in This paper offers an summary and
a critical insight/perspective on Howard Zinn’s article entitled “Speaking
Truth to Power with Books”.
Saturday, March 29, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
Class Review 7
MENCIPTAKAN KARYA, MEMBANGUN MAKNA
By: Latifah Nurhasanah
Masih tetap bergelut dengan waktu, timbul sekelumit rasa ingin
berbaring sejenak, tetapi kutepis dengan indah.
Pertemuan ke-7 adalah setengah perjalananku menuju sebuah puncak peradaban
baru yang penuh dengan pencerahan, yang semula gelap menjadi terang, yang
semula tak tahu menjadi tahu. Disinilah
kita bisa belajar bagaimana caranya menjadi orang yang berdaya guna serta
memiliki qualitas literasi yang tinggi.
Sunday, March 23, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
Class review 6
PERJALANAN PANJANG SEBUAH PEMIKIRAN
By: Latifah Nurhasanah
Ku berjalan terus tanpa henti, tulisan ini seprti sesuatu yang terus-menerus menghantui
keseharianku. Ada banyaknya aturan dari
cara menulis itu sendiri, membuatku semakin tak menentu. Tulisan ini memang cerminanku, tapi tulisan
ini hampir membunhidup-hidup, dan semua itu hanyalah sebuah analogi yang tak
berarti apa-apa.
Pukul 05.45 adalah kuliah terpagi sepanjang sejarah selama aku
kuliah disini. Tidak pernah aku
bayangkan sebelumnya bahwa seorang mahasiswapun harus seperti ini. Sadar, mungkin itu adalah kata yang tepat
untuk mengungkapkan ras. Bahwa umur 19
tahun adalah umur yang cukup bisa berfikir untuk belajar dewasa. Belajar tidak egois terhadap masalah
pendidikan diri sendiri. Karenaa untuk
mencapai sebuah kesuksesan hidup dibutuhkan banyak pengorbanan termasuk dalam
education
Sunday, March 16, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
CLASS REVIEW 5
Name: Latifah Nurhasanah
Class: PBI-D/4
NIM: 14121330388
KEPINGAN KATA YANG HILANG
Langkah kaki yang melangkah pasti dengan sejuta asa, yang dahulu
belum berpijak pasti dan sempurna , kini telah berdiri kokoh dan melangkah
menuju cerahnya masa depan. Menerjang
semua halangan dan rintangan yang membentang.
Layaknya berjalan dan kemudian berlari dalam gelap, mencari secercah
cahaya terang yang siap menemani setiap perjalananku pada masta kuliah writing
4 ini.
Seperti seakan langkahku hampir terhenti dan nafas terengah dalam
perjalanan ini, namun aku selalu siap sedia untuk tidak berhenti dan kembali
kedalam kegelapan itu, dan resiko yang harus saya ambil adalah seperti layaknya
seseorang yang akan mendaki sebuah gunung, dan berusaha untuk sampai dan sesuai
dengan apa yang telah direncanakan, konsep dan harapkan, yaitu: “kita yakin bahwa kita semua pasti bisa, yang
kita perlu sekarang hanyalah kaki yang akan berjalan lebih banyak dari
biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan
menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan sering melihat keatas,
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja
lebih keras dari biasanya, serta mulut yang selalu berdoa.” (5 C.M.)
Sunday, March 9, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
NAME : LATIFAH NURHASANAH
CLASS : PBI-D/4
NIM : 14121330388
CLASS REVIEW 4
KURANGNYA PEMAHAMAN MENGHASILKAN SALAH PERSEPSI
Berkariblah dengan sepi
Sebab dalam sepi ada (momen) penemuan dari apa yang dalam riuh
gelisah dicari
Dalam sepi ada berhenti dari menerima ramainya stimulus yang
memborbardir indera kita
Stimulus yang harus dipilah dan dipilih satu-satu untuk ditafakuri,
lalu dimaknai, dan dijadikan berguna bagi kita
Bila tidak, mereka hanya dengungan yang bising di kepala saja
Tak mengendap menjadi sesuatu yang mengizinkan kita memahami dunia
disekitar kita (sedikit) lebih baik.
Berkariblah dengan sepi
Sejak dalam sepi kita menemukan diri yang luput dari penglihatan
dan kesadaran ketika beredar dalam ramai
Dalam sepi kita dapat melihat pendaran diri yang diserakkan gaduh,
mendekat, lalu merapat, membentuk bayang jelas untuk dilihat tanpa harus
memuaskan keinginan yang lain
Berkariblah dengan sepi
Karena dalam sepi berlalu lalang inspirasi yang tak kita mengerti,
atau tak dapat kita tangkapi ketika kita sibuk berjalan dalam hingar yang pekak
Berkariblah dalam sepi
Sebab dalam sepi suara hati lebih nyaring terdengar jernih
(Budi Hermawan)
Thursday, March 6, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
Critical Review 2
Critical Review 2
PRAKTEK LITERASI MELALUI SEJARAH
“Teman duduk yang paling baik disepanjang masa adalah buku.”
(mahfudzot, kata mutiara islam)
Buku adalah mercusuar yang berdiri di tepi samudra waktu yang luas.
(Edwin P. Whipple)
Buku laksana sebuah tiang yang berdiri di tengah lautan luas. Mengapa seperti itu? Karena kita dapat mengetahui seribu bahkan
seberapa banyakpun informasi yang kita inginkan mengenai dunia, hanya melalui
sebuah buku. Buku memiliki banyak ilmu
pengetahuan dan kaya akan informasi-informasi penting dari berbagai macam
kalangan dan zaman. Keanekaragaman jenis
buku membuat bertambahnya nilai plus bagi buku itu sendiri, seperti novel,
majalah, kamus, teks, ensiklopedia, bahkan kitab suci. Melalui sebuah buku pula
kita mampu mengubah pemikiran, cara pandang dan sebagainya.
Saturday, March 1, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
CLASS REVIEW 3
Name : Latifah Nurhasanah
Class : PBI-D/4
NIM :
14121330388
CITA
RASA SENI LITERASI
Mega
mulai menguning, malampun datang dan mulai menyambut kehadiran sang bintang
untuk menemaniku mengisi malam dengan tugas-tugasku. Tiba saatnya dimana aku harus memutar otak
untuk merangkai setiap kata demi kata untuk menyempurnakan tulisanku. Kumulai dengan mengucap bismillah agar
ide-ide cemerlang datang menghampiri.
Thursday, February 27, 2014
Created By:
#Progress Test 1,
Latifah Nurhasanah
CRITICAL REVIEW
1
Mengatasi Perbedaan Konflik Sosial dengan Interaksi Teman Sebaya
Ibarat senar gitar yang telah tersusun rapi dan dikaitkan dalam sebuah
pengaturan kunci, yang biasa disebut dengan kunci A, B, C, D, E, F, dan G
memiliki perbedaan disetiap bunyi senarnya, sehingga ketika dipetik secara
bersamaan dengan tekhnik yang benar, bisa menghasilkan paduan suara yang merdu
dalam setiap petikannnya. Tetapi jika
salah satu senarnya putus atau rusak, maka kemerduan petikan gitar tersebut tidak
akan terdengar indah dalam telinga.
Saturday, February 22, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
Class
review II
Name
: Latifah Nurhasanah
Class
: PBI-D/4
UPAYA MENINGKATKAN CITA RASA LITERASI
Pertemuan pertama begitu mendebarkan, tetapi rasa itu masih bisa
teratasi karena pada pertemuanya hanya membicarakan Satuan Acara Perkuliahan
(SAP) dan mengulas sedikit mengenai apa yang dimaksud dengan akademik
writing. Hal ini juga akan menjadi bekal
untuk suasana yang pastinya semakin hari akan semakin ekstrim.
Sunday, February 16, 2014
Created By:
Latifah Nurhasanah
On Saturday, 15 February 2014
Seiring berjalannya waktu, ketika liburan sudah terlewati, layaknya
mahasiswa pada umumnya yanghari-harinya selalu penuh dengan berbagai macam
tugas kuliah. Banyak hal baru yang kita
temui diawal masuk semester baru, termasuk salah satu mata kuliah yang sangat
cetar membahana dan kembali menjadi tranding topik dikalangan mahasiswa
semester empat, yaitu writing and conversiation 4 yang saat ini dirubah menjadi
academic writing.
Kelam dan sepinya malampun tidak akan dirasakan kembali, karena mulai
saat ini sampai beberapa bulan kedepan, pena dan log book writing akan kembali
selalu setia menemani waktu luang dan malam-malamku. Banyak membaca dan menulis adalah tujuan
utama dari pembelajaran writing kali ini.
Pertemuan pertama memang menetukan segalanya, termasuk mengetahui
aturan main dan syllabus baru dalam writing kali ini. Ada dua macam berita yang pada saat itu dapat
membuat hati dan jantung menjadi tidak karuan, yaitu: pertama, mengenai class review yang
semakin bertambah, yaitu lima halaman.
Bukan hanya sebatas class review tetapi ditambah chapter review, opinion
essay, critical review dan argument. Itu
semua membuat hati menjadi shock. Kedua,
berita ini adalah berita bahagia yang berkaitan dengan kelas kita tercinta,
yaitu PBI-D/4 berada pada peringkat teratas pada mata kuliah phonology semester
3 yang lalu dari empat kelas yang tersedia, yaitu 86, 69. Peringkat ini kita dapatkan semata-mata hanya
karena kerja keras dan kekompakan kelas yang sangat kuat.
Subscribe to:
Posts (Atom)