Showing posts with label Dwi Ayu Astri Bahari. Show all posts
Showing posts with label Dwi Ayu Astri Bahari. Show all posts
Friday, May 23, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Class Review 10
Papua Milik Indonesia !!!
(by Dwi Ayu Asri
Bahari)
Masih
tentang argumentative essay. Saya membisu, tak tahu apa yang harus saya lakukan.
Ini terlalu rumit, karena Mr.Lala mewajibkan semua mahasiswa untuk membaca,
membaca, dan membaca sejarah Papua Barat. Saya sadar ini kesalahan saya, dan
secepatnya saya harus merubah mindset ‘tidak suka sejara’ menjadi ‘cinta
sejarah’. Namun, sejauh ini minat membaca sejarah masih belum maksimal karena
saya belum mendapat gairah semangat untuk membaca sejarah.
Sejara,
sejarah, dan lagi-lagi sejarah. Satu-satunya alasan mengapa saya masuk fakultas
bahasa inggris adalah lari dari mata kuliah sejarah dan matematika. Namun ini
bukan solusi yang mujarab, nyatanya sekarang saya harus belajar sejarah. Kata
Mr.Lala ‘harus mengukir sejarah hidup’.
Wednesday, May 7, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Argumentative
Essay
(Dwi
Ayu Asri Bahari)
Setelah
beberapa minggu vakum menulis, hari ini kami (Pbi-D) kembali menulis. Tema hari
ini adalah time to write again : exploring argumentative essay. Sebelum jauh membahas itu, Mr.Lala me-review
mengenai artikel ‘Don’t use your data as a pillow’ karya Eben. Beruntungnya
karena beliau hanya melempar pertanyaan pada beberapa mahasiswa saja, dan saya
lolos dari pertanyaan. Mr.Lala bertanya tentang konflik apa yang terjadi, apa
semua konflik terjadi karena (by design)? Serta seputar analisis, dan argumen.
Saya
fikir setelah membaca artikel Eben sebanyak 49 paragraf, tugas saya sudah
finish. Namun, dugaan saya salah, karena saya dan semua penghuni bahasa inggris
D harus menganalisis teks Eben, memberi opini, argumen, dan tetap memahaminya.
Lantaran artikel Eben, jalan penghubung untuk pembuatan Argumentative Essay.
Sunday, April 6, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
class review 8
Catatan kotor tentang
artikel S. Eben Kirksey
(by:
Dwi Ayu Asri Bahari)
Proggress
satu telah berlalu, kini sa’atnya kita melangkah maju. Tantangan baru mulai
datang, setelah satu minggu terbebas dari class review. Pagi ini kami membuat kelompok
yang terdiri dari lima mahasiswa, untuk membahas artikel yang berjudul “Don’t
use your data as a pillow” karya S. Eben Kirksey. Setiap individu harus membaca
kalimat pada artikel tersebut dengan keras dan pahami arti dari tiap-tiap
kalimat. Setelah itu, diskusikan dengan anggota kelompok apa yang dimengerti
dari paragraf tersebut. Sebelumnya selama lima menit kami berdiskusi untuk
menjawab beberapa pertanyaan mengenai Papua Barat.
Sunday, March 30, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Class Review 7th
Belajar adalah Proses
(By. Dwi Ayu Asri Bahari)
“Gagal!!!” lagi-lagi saya gagal dalam writing. Jika
ada yang berargumen “Belajar adalah proses”
itu sangat benar, karena ini yang telah saya alami dimana saya harus
sabar dan terus menulis. Tidak ada yang instan, semua butuh proses dan saya
berjuang untuk itu (untuk menciptakan jurnal yang terbaik). Menulis bukan
sekedar menebar tinta dalam lembar kertas yang bersih. Menulis lebih dari itu
menulis membutuhkan skill, menulis membutuhkan struktur, menulis membutuhkan
wawasan dan menulis wajib menciptakan titik epicentrum (pusat gempa) untuk
membuat pembaca tergugah.
Saturday, March 22, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Class Review 6
Thesis
Statement
Perumpamaannya
seperti bola bekel (bola yang kecil) yang semakin dipress/tekan, maka akan
semakin tinggi memantul. Mr.Lala melakukan hal itu pada semua
mahasiswa-mahasiswinya, agar kualitas diri semakin tinggi dan mampu bersaing
dengan perguruan tinggi lainnya. Ini Mr.Lala lakukan dengan cara pemberian
tugas dan disiplin waktu. Kami memang semangat, namun Mr.Lala lebih-lebih
semangat. Saya terkagum-kagum karena sepanjang riwayat hidup baru pernah
bertemu dengan pendidik seperti beliau, yang rela berangkat subuh. Ketika kabut
masih menyelimuti jalan dan air embun basah terasa, sejuknya pun saya rasakan
karena hari ini saya berangkat pukul 05.00 subuh
Sunday, March 16, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Text dan Context Kembar Siam (Tidak dapat Dipisahkan)
By : Dwi Ayu Asri Bahari
“Bisa menemukan apa yang orang lain tidak dapat
temukan yakni ciri reader yang baik”
Mr. Lala memuji kelas bahasa inggris D (PBI_D)
lantaran mahasiswa mulai berevolusi dari reader menuju quality reader,
pergearakan ini mulai terlihat dikit demi sedikit dan ini sangat mengagumkan.
Mr.Lala mulai menyinggung mengenai voice dan Aam Amaliyah menjadi penulis
favorit minggu ini. Bagaimana tidak??? Aam telah berhasil menciptakan voice/ciri
khas penulis dalam critical review minggu lalu dan mendekatkan diri pada topik
besar dengan tepat. Penghuni PBI_D terkagum-kagum karena setidaknya salah satu
dari kami telah berhasil memanjakan Mr.Lala melalui karya tulisnya.
Sunday, March 9, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Terisolasi Bukan Halangan Untuk
Jadi Pemenng !!!
(By
: Dwi Ayu Asri Bahari)
“Berkariblah dalam sepi sebab dalam sepi suara hati lebih
nyaring terdengar jernih.”
(Budi Hermaan)
Inpirasi akan muncul sa’at kita sendiri, berkawan sunyi
dan suasana sepi. Ini adalah sa’at yang tepat untuk menulis, karena pada
dasarnya menulis termasuk bagian meditasi agar kita mengenali diri sendiri.
Namun, dalam mata kuliah writing untuk menjadi penuli sejati bukan hanya
berkawan dengan sepi saja melainkan wawasan dan pengetahuan yang luas serta
briliant. Adapun tahapan revolusi sebelum kita menjadi writer
yakni Reader-Quality Reader-Writer-Quality Writer.
Thursday, March 6, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Critical Review 2
Critical Review 2
Terkuaknya
Kedahsyatan Literasi
“Seseorang yang menguasai teks akan mampu mengubah sejarah”
Sejarah ibarat kegelapan yang amat gulita, jika kita
hanya sekedar melihat tanpa mengamati dengan
seksama maka kegelapan itu sangat buruk bahkan tidak diharapkan oleh makhluk
yang bernyawa. Artinya sejarah akan mudah dilupakan bahkan dibiarkan berlalu
oleh penduduk bangsa. Tidak akan ada yang peduli didalam kegelapan tersembunyi
apapun, terselubung misteri, dihuni mahluk gaib, mungkin dibalik kegelapan ada
jurang atau bahkan pemandangan yang indah.
Semua hanya memandang yang tampak jelas terlihat oleh mata, bisa merasa jika
ikut serta dalam sandiwara kehidupan dan bisa percaya jika menemukan
bukti-bukti yang kuat tentang fakta yang beredar. Ini lah sejarah yang kian
memudar termakan waktu karena sejarah hanya kisah masa lalu.Namun dalam artikel karya Howard Zinn yang condong
tidak berpihak pada columbus (Penemu Besar) malah membuat penghuni-penghuni
Amerika terusik. Rasa penasaran
akhirnya menggerakan jari-jari untuk mencari kebenaran tentang sejarah dan pada
saat inilah mulai muncul kesadaran bahwa sejarah dapat kita jadikan pelajaran
hidup, dan sejarah bukan sekedar kegelapan yang dengan mudah kita remehkan.
Saturday, March 1, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Nama : Dwi Ayu Asri Bahari / 14121320235
Kelas : PBI_D semester 4
Class Review
Praktek
Literasi dalam Kehidupan
“Belajarlah untuk bekerja lebih sedikit, tetapi
memberikan hasil yang lebih banyak.” (Dr. Robert Anthony)
prolog
tersebut adalah gambaran bagi orang-orang yangberambisis tinggi dalam
berliterasi. Membuang-buang waktu untuk pekerjaan yang merugikan tidak ada
dalam jiwa-jiwa ambisius. Hanya berkobar dalam hatinya untuk meningkatkan
literasi dan kualitas diri. Merekalah (para ambisius) yang akan mengejar
ketertinggalan bangsa.
Thursday, February 27, 2014
Created By:
#Progress Test 1,
Dwi Ayu Astri Bahari
Nama : Dwi Ayu Asri Bahari / 14121320235
Kelas : PBI_D semester 4
Propaganda Pendidikan untuk Kemajuan Bangsa
“Pendidikan diniatkan untuk memanusiakan
manusia, dalam arti meningkatkan kualitas hidup dan martabat bangsa.”
(A. Chaedar
Alwasilah)
Sisitem
pendidikan yang baik dalam suatu bangsa membuktikan bahwa bangsa tersebut
memiliki kualitas yang tinggi. Education
sisitem adalah tolak ukur kualitas negara, karenanya pendidikan sangat penting.
Sebagaimana yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya pendidikan : “Pendidikan
merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik,
yang sesuai dengan martabat manusia” Dan tentulah dari pernyataan tersebut kita
bisa mengambil kesimpulan bahwa Pendidikan merupakan hal yang sangat penting
dan tidak bisa lepas dari kehidupan.
Sunday, February 23, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Name
: Dwi Ayu Asri Bahari / 14121320235
Class
: PBI-D semester 4
Class
Review
Writing for Academic
Satu hal yang harus saya luruskan,
writing empat pada semester empat menjadi writing for academic. Mengapa? Karena kita menulisnya menjurus
keakademik, harus ada data yang valid, harus ada referensi-referensinya, tidak
seperti writing semester dua yang hanya sekedar membuat karangan seperti teks
ridding hood. Setelah saya mengerti saya
siap belajar hari ini.
Sunday, February 16, 2014
Created By:
Dwi Ayu Astri Bahari
Writing buat Jari Keriting
Perkenalkan nama saya “Ayu”. Sebenarnya saya lebih suka dipanggil Dwi atau
neng uwie, tapi sayang seluruh keluarga saya menobatkan nama “Ayu” sebagai nama panggilan
akrab saya. Semua ini karena gagasan ayah saya, yang berharap anak putrinya
bisa nyata cantik atau ayu dalam bahasa jawa.
Subscribe to:
Posts (Atom)
