Showing posts with label Hilmi Salam. Show all posts
Showing posts with label Hilmi Salam. Show all posts
Sunday, April 6, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Class Review 8
Papua Tambang
Sejarah
Sebelum
merangkak jauh membahas betapa kayanya Republik Indonesia, mari kita mengulas
beberapa poin penting yang dibahas pada pertemuan ke-9 di kelas Writing and
Composition 4. Pertemuan yang ke-9 ini menjadi pertemuan yang bisa dikatakan
sebagai pecut dari perjalanan
mahasiswa di kelas writing, karena setelah berbulan-bulan menggeluti kemampuan
menulis kini saatnya menyapa kemampuan untuk membaca secara focus dan intensif.
Sunday, March 30, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Class Review 7
Reviewing to Catch
Perfection
Banyak cara untuk meyakinkan pembaca bahwa tulisan
yang diciptakan mempunyai makna yang luar biasa namun dengan tingkat pemahaman
yang bervariasi. Pada saat itulah tugas inti dari penulis untuk memprioritaskan
pemahaman pembaca terhadap tulisan yang lebih “sempurna” dibuat. Pada pertemuan
ke-7 di writing class yang dihost oleh Mr. Bumela ini, beliau menunjukkan bahwa
untuk mencapai pemahaman, dalam konteks ini sebagai penulis diperlukan formula
yang sangat penting yaitu:
EMULATE --> Discover --> Create
Saturday, March 29, 2014
Created By:
#Progress Test 2,
Hilmi Salam
Exploring Howard Zinn’s Article:
‘Speaking Truth to Power with Books’ the Way to Discovering the Truth
“As
soon as I arrived in the Indies, on the first Island which I found, I took some
of the natives by force in order that they might learn and might give me
information of whatever there is in these parts.” – Christopher Columbus
“Perhaps there is some romantic mythology in that. But the
evidence from European travelers in the sixteenth, seventeenth, and eighteenth
centuries, put together recently by an American specialist on Indian life,
William Brandon, is overwhelmingly supportive of much of that ‘myth’.” – Howard
Zin
“He
changed the consciousness of a generation” – Noam Chomsky
INTRODUCTION
Brave
or Lose. Howard Zinn bravely discovers
the complicated history of America that surely not Columbus who found America. It
comes from advanced research which is to ensure people around the world by the effort
discovering truth. Being opposite with some people who has strongly argue about
history of Columbus would make Zinn attacked back, it happens when people state
and give their arguments toward Howard Zinn.
Saturday, March 22, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Class Review 6
Straight Path
Through Enlightened
Literate
Kutipan
kata yang menginspirasi menjadi pengantar pertemuan writing class yang ke 6.
Kutipan yang disuguhkan di pagi hari itu seolah sarapan pagi yang menyegarkan
pikiran dan membuka jendela wawasan yang seolah siap untuk menyerap ilmu yang
akan diterima. Pada saat itu inisiatif kelas untuk mengadakan kegiatan belajar
mengajar pada pukul 05:45, sebuah keputusan yang berat untuk diambil sebagai
kapten di kelas. Tidak mudah untuk mempertimbangkan dan memutuskan sebuah
keputusan, harus menjadi penengah agar keselarasan antara keputusan dosen dan
mahasiswa dapat berjalan lurus. Terjadi kegalauan tersendiri ketika sebagai
pemegang tanggung jawab di kelas harus memutuskan apakah siap dengan keputusan
itu atau bahkan menolak untuk memberikan kenyamanan terhadap mahasiswa? Mr.
Bumela bukan tidak mempunyai alasan mengadakan kelas pagi, karena beliau
berhalang hadir pada jadwal yang sudah tentu maka beliau memberikan kebijakan
untuk mengadakan kelas pagi bahkan sangat pagi. Sebagai penanggung jawab tentu
saja harus memikirkan matang-matang, di sisi lain ingin menjadi mahasiswa yang
tahan banting dan mampu menghadapi segala tantangan, namun ada juga pemikiran
bahwa kapten kelas hanya berpihak pada keputusan dosen. Pada akhirnya dapat
diambil kesimpulan, mengikuti keputusan dosen bukan berarti memihak, ada tujuan
positif dibalik semua itu namun ada kalanya harapan ketika mahasiswa dapat
menghargai setiap keputusan seorang kapten karena sejatinya tidak ada yang mau
membuat anggotanya terjelembab pada jurang keputus asaan, kita mampu dan kita bisa.
Saturday, March 15, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Class
Review 5
The Kindom of Writing
Complicated
Class
5th Class Review sebagai langkah lanjutan (advanced step) yang menjadi perkembangan pesat bagi mahasiswa
melalui mata kuliah writing, setelah sebelumnya menggali semua informasi
tentang literasi maka saat inilah the
next level is begin membahas key issues dan intertextuality. Setiap
pertemuan writing adalah pertemuan yang benar-benar crucial dan tidak patut untuk ditinggalkan karena konten dalam mata
kuliah ini sangat universal bukan hanya melatih kemampuan menulis tapi tentu
saja menggali wawasan lebih jauh tentang literasi, budaya, perkembangan dunia
semua ada. Informasi yang disuguhkan kaya akan ilmu pengetahuan maka dari itu
writing 4 bersama Mr. Bumela akan sayang untuk dilewatkan.
Saturday, March 8, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Cahaya sering diibaratkan dengan
kemenangan, cahaya juga bisa membuat orang bergembira, namun biasanya sepi
seringkali menjadi hal yang ditakutkan banyak orang karena tidak ada orang yang
menginginkan kesepian. Berbeda dengan hal yang satu ini, cahaya bisa
diibaratkan dengan inspirasi kemudian sepi menjadi suatu hal yang memberi
ketenangan. Seperti yang diungkap pada kelas Writing 4 pertemuan minggu lalu
yang membahas betapa pentingnya ketenangan ketika kita sedang menulis, karena
dengan tenang dan sepi maka cahaya inspirasi akan datang dengan sendirinya.
Inspiratif memang ilustrasi yang diberikan oleh Mr. Bumela tersebut, dan
tentunya sangat setuju dengan ini.
Class Review 4
Author: Hilmi Salam
Cahaya Sepi
Cahaya sering diibaratkan dengan
kemenangan, cahaya juga bisa membuat orang bergembira, namun biasanya sepi
seringkali menjadi hal yang ditakutkan banyak orang karena tidak ada orang yang
menginginkan kesepian. Berbeda dengan hal yang satu ini, cahaya bisa
diibaratkan dengan inspirasi kemudian sepi menjadi suatu hal yang memberi
ketenangan. Seperti yang diungkap pada kelas Writing 4 pertemuan minggu lalu
yang membahas betapa pentingnya ketenangan ketika kita sedang menulis, karena
dengan tenang dan sepi maka cahaya inspirasi akan datang dengan sendirinya.
Inspiratif memang ilustrasi yang diberikan oleh Mr. Bumela tersebut, dan
tentunya sangat setuju dengan ini.Thursday, March 6, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Critical Review 2
Hilmi Salam
Rangkaian Huruf yang Merubah Sejarah
Huruf-huruf yang terangkai dalam sebuah buku seringkali
menjadi referensi yang kuat dalam suatu apapun. Kekuatan buku tidak sebatas
menjadi pemberi informasi dan pengetahuan, namun tidak bisa dipungkiri bahwa
sebuah buku dapat merubah ideologi seseorang. Kekuatan buku yang menjadi sumber
informasi sejarah dan saksi bisu akan terjadinya masa lalu. Demikian hebatnya
kekuatan dari sebuah buku, sehingga ini merupakan objek yang berdaya kuat dan
permanen, sehingga mempunyai kemampuan untuk mengubah setiap peristiwa-peristiwa
yang telah atau akan terjadi. Arti dari kekuatan yang dimaksud adalah tidak
hanya mencakup sektor positif saja namun efek yang ditimbulkan pun dapat
berdampak negatif, karena bisa merubah paradigma seseorang yang berfikir bahwa
sesuatu yang baik menjadi salah, demikian sebaliknya. Seperti artikel Speaking Truth to Power with Books yang
mengungkap sebuah sejarah kontroversial berani dibuka oleh seorang sejarahwan
Howard Zinn.
Saturday, March 1, 2014
Created By:
Hilmi Salam
Class Review 3
Perkawinan Antara Baca dan Tulis
Melahirkan Literasi
Hilmi Salam
Indonesia
dihadapkan pada kenyataan bahwa bangsanya adalah bukan termasuk bangsa penulis,
serupa dengan wacana yang tertulis pada buku “Pokoknya Rekayasa Literasi” oleh
Profesor Cheadar. Statementnya yang terdengar frontal namun jika bercermin pada
kenyataan yang terjadi memang tidak dapat dipungkiri lagi.
Pada
pertemuan minggu lalu di kelas writing 4 Mr. Bumela memberikan kuis seperti
biasanya kepada mahasiswa dengan metode tanya jawab seputar literasi, secara
tidak langsung membuktikan bahwa benar bangsa ini terjangkit virus “Lack of Literacy” sehingga pada
konteks ini diilustrasikan dengan “Rekayasa Literasi”. Masih terekam di memori
ketika Mr. Bumela bertanya mengenai objek apakah yang direkayasa? Tentu saja
kembali pada permasalahan awal yang membahasa tentang literasi, sehingga jelas
bahwasanya pengajaran baca tulislah yang direkayasa.
Thursday, February 27, 2014
Created By:
#Progress Test 1,
Hilmi Salam
Nama : Hilmi
Salam
NIM : 14121330386
Semester/kelas : PBI-D/
Semester 4
Subjek : Writing and Composition 4
Tugas : Progress Test Critical Review
Problematika Akulturasi, Pluralisme dan Dunia Pendidikan
Pilar kemajuan suatu bangsa ditentukan dengan adanya
pendidikan dalam membangun pengetahuan dari setiap individu. Setiap
sisi dari kehidupan sudah pasti berkecimpung dengan lingkungan pendidikan yang
pada kenyataannya menjadi jamur di
masyarakat dengan tumbuhnya pendidikan formal sebagai lembaga sekolah, informal
juga non-formal sebagai lembaga kursus atau yang lainnya.
Saturday, February 22, 2014
Created By:
Hilmi Salam
2nd
Class Review
It’s Time to Realize
Who am I?
Karakteristik dari setiap mahasiswa
sudah tentu berbeda, terutama pada kelas writing 4 pada semester ini. Kemampuan
menyimak sangat penting sebagai modal penting ke dalam tulisan, jika kemampuan
menyimak begitu rendah, maka kualitas tulisan yang dihasilkan pun tidak begitu
baik. Pada pertemuan ketiga ini membahas materi kedua tentang “Siapakah
sebenarnya diri kita?” sebagai pembahasan umum di kelas. Dengan ekspektasi dari
dosen agar mahasiswa mengetahui kadar kemampuan dan sikap di dalam kelas. Mr.
Bumela menampilkan slide dengan menulis beberapa kategori setiap mahasiswa
sebagai pertanyaan atau bisa diibaratkan sebagai cerminan diri.
Saturday, February 15, 2014
Created By:
Hilmi Salam
CLASS REVIEW
Meneruskan Jihad dalam Pendidikan
Ketika
bumi berputar pada porosnya, maka saat itulah para pejuang tak berhenti untuk
meneruskan perjuangannya. Jihad merupakan suatu hal yang dilakukan untuk
membela agama Allah dengan cara yang diridhoi-Nya termasuk apa yang dilakukan
oleh para pelajar yang pada dasarnya mereka sedang berjihad di jalan Allah
ta’ala. Karena berdasarkan hadits nabi bahwasannya menuntut ilmu itu adalah
hukumnya wajib! Dengan ketentuan ini sebagai pelajar, sah bilamana dikatakan
sebagai mujahid, dalam menuntut ilmu pasti menemukan rintangan, ujian bahkan
cobaan yang menghalangi, dengan indikator itulah seorang pelajar bisa dikatakan
sebagai mujahid.
Subscribe to:
Posts (Atom)
